image SmartPresence

Pertukaran Shift Kerja Karyawan masih menjadi beban Bagi Pimpinan Perusahaan?

Fitur Untuk Manajemen Shift Karyawan yang Lebih Fleksibel

Model kerja shift adalah waktu kerja yang dibagi secara bergiliran dalam waktu 24 jam. Pekerja yang terlibat dalam sistem kerja shift rotasi akan berubah-ubah waktu kerjanya, pagi, sore, dan malam hari, sesuai dengan sistem kerja shift rotasi yang ditentukan. Sistem kerja shift rotasi ada yang bersifat lambat, ada yang bersifat cepat. Dalam sistem kerja shift rotasi yang bersifat lambat, pertukaran shift berlangsung setiap bulan atau setiap minggu, misalnya seminggu kerja malam, seminggu kerja sore, dan seminggu kerja pagi. Sedangkan dalam sistem kerja shift rotasi yang cepat, pertukaran shift terjadi setiap satu, dua atau tiga hari.

Sistem kerja shift rotasi ini juga dapat menimbulkan efek negatif, disamping itu pula menimbulkan hal-hal yang positif. Dampak negatif sistem kerja shift rotasi antara lain rendahnya kuantitas dan kualitas tidur, gangguan kehidupan keluarga dan kehidupan sosial, keluhan pencernaan dan jantung, dan masalah-masalah kesehatan mental. Sistem kerja shift rotasi juga sering dihubungkan dengan ketidakhadiran kerja, penurunan performance, dan kecelakaan di tempat kerja, sedangkan dampak positifnya antara lain dapat meningkatkan pendapatan, memberikan lingkungan kerja yang sepi dan memberikan waktu libur yang lebih banyak.

Tukar shift juga bisa dilakukan berbeda tanggal dan waktu penukaran pun bisa dilakukan jauh hari sebelum shift itu berlaku. Tentu lebih mudah bukan? Sudah jelas karena supervisor tidak perlu sibuk untuk menukar shift antar karyawan dan karyawan pun tidak perlu harus melapor untuk tukar shift.

Untuk memudahkan supervisor atau stakeholder dalam pengaturan shift, SmartPresence menyediakan fitur tukar shift pada aplikasi mobile Employee. Dimana karyawan yang memiliki jam kerja yang sama bisa melakukan tukar shift pada masing masing aplikasi employee mereka. Tukar shift juga bisa dilakukan berbeda tanggal dan waktu penukaran pun bisa dilakukan jauh hari sebelum shift itu berlaku. Tentu lebih mudah bukan? Sudah jelas karena supervisor tidak perlu sibuk untuk menukar shift antar karyawan dan karyawan pun tidak perlu harus melapor untuk tukar shift.

Untuk jumlah jam kerja bagaimana? Jumlah jam kerja akan terakumulasi langsung asalkan karyawan bersangkutan sudah melakukan presensi masuk dan keluar sesuai jam kerja shift yang sudah di tukar. Jika terlambat melakukan tukar shift sedangkan absen masuk dan keluar sudah dilakukan pun tidak menjadi masalah karena akan terhitung otomatis setelah hari tersebut berlalu. Jadi tidak usah kawatir jika perusahaan anda memiliki pertukaran shift yang ekstrim karena sistem kami telah mengakomodasi hal tersebut.

Dewa Sanjaya
Team Leader
SmartPresence.id

Leave a Reply

Aplikasi Absensi Online Praktis
Kelola Kehadiran Karyawan Lebih Mudah dan Praktis Optimalkan Produktivitas Kerja.